teori_perkembangan_peserta_didik

14 Teori Perkembangan Peserta Didik

Manusia umumnya senantiasa berkembang. Penting bagi guru untuk memahami konsep teori perkembangan peserta didik. Berikut ini, akan diulas lebih dalam tentang yang dimaksud dengan teori perkembangan tersebut. Mari simak penjelasan lebih lengkap.

Tentang Teori Perkembangan Peserta Didik

Apakah yang dimaksud dengan teori perkembangan itu? Teori perkembangan adalah teori dari sudut psikologi yang berfokus pada perubahan yang terjadi dalam diri manusia meliputi perubahan perilaku, menda, dan lain sebagainya dalam tahapan kehidupannya.

Melalui laman Fisipol UMA ​(Fisipoluma, 2020)​ mengatakan bahwa teori perkembangan anak berfokus pada penjelasan bagaimana anak berubah dan tumbuh selama masa kanak-kanak. Hal ini berpusat pada berbagai macam aspek termasuk pertumbuhan sosial, emosional, dan kognitif.

14 Teori Perkembangan Peserta Didik

Masganti ​(Sit., 8: 2012)​ mengangkat pendapat Crain (2007) yang mengatakan bahwa terdapat 14 teori perkembangan peserta didik. Teori yang dimaksud adalah sebagai berikut.

1. Environmentalisme

Teori ini menjelaskan bahwa pada saat jiwa dalam kondisi lunak, yaitu pada anak usia dini, anak-anak mudah dididik menurut kemauan dari guru/ pendidik yang mendidiknya. Lingkungan membentuk jiwa anak-anak melalui proses asiosiasi, repetisi, imitasi, dan reward and phunishment.

2. Naturalisme

Teori ini memandang bahwa Anak berkembang dengan caranya sendiri dalam melihat, berpikir, dan merasa. Alam seperti guru yang mendorong anak mengembangkan kemampuan berbeda pada tingkat pertumbuhan yang berbeda.

3. Etologis

Teori ini memandang bahwa perkembangan manusia ditentukan oleh seleksi alam. Seleksi alam tidak hanya terjadi pada fisik seperti warna kulit, namun juga pada beragam tingkah laku.

4. Komparatif dan Organismik

Teori ini memandang bahwa perkembangan tidak sekedar mengacu pada peningkatan ukuran, tetapi perkembangan mencakup perubahan dalam struktur yang dapat didefenisikan menurut prinsip ontogenik.

5. Perkembangan Kognitif

Teori ini memandang bahwa tahapan berpikir manusia sejalan dengan tahapan umur seseorang. Teori ini dikembangkan oleh Jean Piaget pada tahun 1896-1980.

6. Perkembangan Moral

Teori ini dikembangkan oleh Lawrence Kohlberg, yang tertarik dengan karya Jean Peaget (The Moral Judgment of the Child). Kohlberg percaya bahwa tingkat perkembangan moral ditandai dengan 2 (dua) tahap. Konsep kunci dalam hal ini adalah internalisasi, yaitu perubahan perkembangan dari perilaku yang dikendalikan secara eksternal menjadi internal.

Daftar Pustaka

  1. Fisipoluma. 2020. “Teori Perkembangan Anak.” Universitas Medan Area. 2020. https://fisipol.uma.ac.id/perkembanganteori-dan-perkembangan-anak/.
  2. Sit., Masganti. 2012. Perkembangan Peserta Didik. 1st ed. Medan: Perdana Publishing.

Tinggalkan komentar