Gambar Konsep Dasar Strategi Pembelajaran

Strategi Pembelajaran: Konsep Dasar Menurut Ahli

Praktik belajar mengajar tentu membutuhkan Strategi Pembelajaran, dan itu tergolong penting. Bagaimana menciptakan pembelajaran yang menarik hingga mencapai tujuan, tanpa pemahaman seputar Strategi Pembelajaran itu sendiri?

Disini, akan diulas lebih dalam tentang konsep dasar Strategi Pembelajaran yang dilengkapi pendapat para ahli.

Sudah tahu tentang Strategi Pembelajaran? Disini, kita akan mengulas lebih dalam tentangnya. Beberapa hal yang akan anda ketahui disini seperti yang terlihat dalam daftar isi berikut ini. Mari kita mulai.

Pengertian Strategi Pembelajaran

Kata strategi berasal dari bahasa Yunani strategos yang berarti jenderal atau panglima, sehingga strategi diartikan sebagai ilmu kejenderalan atau ilmu kepanglimaan. Strategi dalam pengertian kemiliteran ini berarti cara penggunaan seluruh kekuatan militer untuk mencapai tujuan perang.​(Gulo, 1: 2008)​

Muhamad Fuad Athman mengatakan istilah strategi adalah berasal dari kata stratego (perkataan greek) yang bermaksud saluran-saluran yang ada bagi ketenteraan. ​(Othman, 3: 2006)​

Menurut B.S. Sidjabat strategi dalam pembelajaran mengandung arti bagaimana guru merencanakan kegiatan mengajar (a plan for teaching) sebelum ia melaksanakan tugasnya bersama dengan anak didik. ​(Sidjabat, 277: 1993)​

Djamarah dan Aswan Zain ​(Syaiful Bahri and Aswan, 5: 2006)​ mengartikan strategi dalam belajar mengajar, sebagai pola-pola umum kegiatan guru anak didik dalam perwujudan kegiatan belajar mengajar yang mencapai tujuan yang telah digariskan.

Kriteria Pemilihan Strategi Pembelajaran

Ada beberapa kriteria yang dapat digunakan dalam memilih strategi pembelajaran, yaitu sebagai berikut:

  • Relevansi yakni derajat kaitan fungsional antara strategi pembelajaran sebagai dimensi instrumental dengan tujuan/ sasaran belajar, dengantolak ukur dari segi bagaimana sesuatu itu dipelajari dan bukannya dari segi apa yang dipelajari.
  • Efektivitas (hasil guna) yakni tingkat instrumentalitas atau hubungan kausal linier antara strategi pembelajaran dengan tujuan yang ingin dicapai.
  • Efisiensi (daya guna) yakni yang bekaitan dengan perbandingan upaya (proses belajar) dengan hasil (pencapaian tujuan) khususnya ditinjau dari prinsip ekonomis, seperti pemilihan strategi pembelajarn yang lebih sederhana, murah dan mudah, serta bervariasi tetapi mencapai tujuan yang optimal.
  • Efisiensi haruslah memperhitungkan daya guna (segi waktu, biaya dan tenaga), namun tetap mencapai tujuan yang optimal.

Daftar Pustaka

  1. Gulo, W. 2008. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Grasindo.
  2. Othman, M Fuad. 2006. Pengajian Strategi Sebagai Disiplin Ilmu. Kuala Lumpur: Utusan Publications.
  3. Sidjabat, B.S. 1993. Mengajar Secara Profesional. Bandung: Yayasan Kalam Kudus.
  4. Syaiful Bahri, Djamarah, and Zain Aswan. 2006. Strategi Belajar Mengajar. TL: TP.

Tinggalkan komentar