Gambar tentang sejarah Pendidikan Islam

Sejarah Pendidikan Islam: Pengertian, Objek, Periode dan Kegunaan

Sejarah pendidikan Islam melewati masa yang panjang dengan berbagai dinamika. Mengupas sejarah pendidikan Islam, tidak terlepas dari Pengertian, objek, dan kegunaan sejarah pendidikan Islam itu sendiri.

Dalam halaman ini, Anda akan diberitahukan tentang apa itu pengertian sejarah pendidikan Islam, Objeknya, serta kegunaannya. Mari ikuti lebih dalam.

Pengertian Sejarah Pendidikan Islam

Sejarah Pendidikan Islam juga disebut sebagai tarikh altarbiyah al-islamiyah. Sejarah Pendidikan Islam adalah cabang ilmu yang mengulas pertumbuhan dan perkembangan pendidikan Islam dari waktu ke waktu dalam berbagai segi seperti segi ide (pemikiran), konsep, maupun dari sisi institusi sejak zaman Nabi Muhammad saw, hingga zaman sekarang.

Lebih detail, Zihairini (1997: 2) mengungkapkan bahwa sejarah pendidikan Islam terbagi kepada 2 bagian, yakni:

  • Keterangan mengenai pertumbuhan dan perkembangan pendidikan Islam dari waktu ke waktu yang lain, sejak zaman lahirnya Islam sampai dengan masa sekarang; dan
  • Cabang ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan pendidikan Islam, baik dari segi ide dan konsepsi maupun dari segi institusi dan operasionalisasi sejak zaman Nabi Muhammad saw sampai sekarang

Objek Sejarah Pendidikan Islam

Mustahafa (1999: 14) mengungkapkan bahwa sebagai cabang ilmu pengetahuan, objek sejarah Pendidikan Islam umumnya tidak jauh berbeda dengan apa yang dilakukan dalam objek-objek sejarah pendidikan.

Secara umum, objek sejarah Pendidikan Islam merupakan fakta-fakta yang berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan pendidikan Islam itu sendiri dari Zaman Nabi Muhammad saw, hingga pada zaman sekarang ini.

Secara khusus, objek sejarah Pendidikan Islam terbagi atas beberapa bagian, yakni:

  • Objek Material, yakni manusia atau peserta didik dalam sebuah lembaga Pendidikan Islam, atau organisasi lainnya.
  • Objek Spiritual, yakni proses atau tahapan yang dilewati manusia untuk menjadi Insan kamil seperti beribadah, belajar, beramal baik, dan lain sebagainya.
  • Objek Institusional, yakni mencakup dari lingkup institusi pendidikan baik pendidikan formal, pendidikan informal, maupun pendidikan non-formal.

Kegunaan Sejarah Pendidikan Islam

Secara umum, kegunaan Sejarah Pendidikan Islam tidak jauh berbeda dengan kegunaan materi sejarah lainnya. Adapun hal-hal yang termasuk pada kegunaan Sejarah Pendidikan Islam yakni cerminan, keteladanan, perbaikian keadaan di masa mendatang, dan lain sebagainya yang bernilai positif dan perubahan.

Hal ini tersirat dalam Alquran Al-Ahzab: 21 yang berbunyi:

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ

Terjemah: Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.

Kemudian, juga terdapat dalam Surah Ali-Imran: 31 sebagai berikut:

قُلْ اِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّوْنَ اللّٰهَ فَاتَّبِعُوْنِيْ يُحْبِبْكُمُ اللّٰهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ ۗ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

Terjemah: Katakanlah (Muhammad), “Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

Lebih lanjut lagi, juga terdapat dalam Surah Al-A’raf: 158 sebagai berikut.

قُلْ يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنِّيْ رَسُوْلُ اللّٰهِ اِلَيْكُمْ جَمِيْعًا ۨالَّذِيْ لَهٗ مُلْكُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ يُحْيٖ وَيُمِيْتُۖ فَاٰمِنُوْا بِاللّٰهِ وَرَسُوْلِهِ النَّبِيِّ الْاُمِّيِّ الَّذِيْ يُؤْمِنُ بِاللّٰهِ وَكَلِمٰتِهٖ وَاتَّبِعُوْهُ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُوْنَ

Terjemah: Katakanlah (Muhammad), “Wahai manusia! Sesungguhnya aku ini utusan Allah bagi kamu semua, Yang memiliki kerajaan langit dan bumi; tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang menghidupkan dan mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, (yaitu) Nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya). Ikutilah dia, agar kamu mendapat petunjuk.”

Periode Sejarah Pendidikan Islam

Berbicara mengenai periode, adalah hal yang diperlukan dalam pembahasan sejarah. Pada dasarnya, sejarah akan bercerita lebih spesifik, seperti menentukan tahun atau waktu kejadian lampau.

Keadaan ini tentu sesuatu yang tidak mudah, mengingat akan luasnya pembahasan sejarah, dalam aspek tertentu. Oleh karena itu, dibutuhkan pembagian tertentu yang disedut sebagai periode atau periodisasi sejarah pendidikan Islam.

Dalam hal ini, ada tiga elemen periode yang dapat dijadikan sebagai rujukan dalam mengulas informasi seputar sejarah Pendidikan Islam. Adapun ketiga elemen yang dimaksudkan itu yakni: (1)Mengacu pada pergantian kekuasaan; (2)Mengacu pada pembagian waktu; dan (3)Mengacu pada dinamika keadaan Pendidikan Islam itu sendiri. Mari kita ulas lebih detail dari ini.

1. Periode Pendidikan Islam Sisi Kekuasaan

Pembagian dalam sisi ini, terbagi menjadi beberapa bagian. Yakni sebagai berikut:

  • Pendidikan Islam pada masa Rasulullah saw.
  • Pendidikan Islam pada masa Khulafaur Rasyidin
  • Pendidikan Islam pada masa Dinasti Umayyah
  • Pendidikan Islam pada masa Dinasti Abbasiyah
  • Pendidikan Islam pada masa Tiga Kerajaan Besar
  • Pendidikan Islam pada masa Penjajahan Barat

2. Periode Pendidikan Islam Sisi Pembagian Waktu

Persoalan pembagian waktu, Sejarah Pendidikan Islam terbagi menjadi beberapa bagian, yakni:

  • Pendidikan Islam Klasik
  • Pendidikan Islam abad Pertengahan
  • Pendidikan Islam Modern

3. Periode Pendidikan Islam Sisi Keadaan

Mengenai sisi keadaan, periode pendidikan Islam terbagi menjadi beberapa hal, sebagai berikut:

  • Pendidikan Islam pada masa perkembangan awal
  • Pendidikan Islam pada masa kejayaan
  • Pendidikan Islam pada masa pembaharuan

Daftar Pustaka

  1. Zuhairini, dkk. 1997. Sejarah Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
  2. Mustafa, A. 1999. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia. Bandung: CV Pustaka Setia.

Tinggalkan komentar