Pengertian Pendidikan Islam Reza Lubis

Pengertian Pendidikan Islam: Disertai Pendapat Ahli

Pendidikan Islam merupakan pendidikan yang wajib dilaksanakan oleh setiap insan manusia. Oleh karena itu, memahami pengertian pendidikan Islam juga merupakan sesuatu yang penting, sebagai modal sadar dalam pembelajaran selanjutnya mengenai topik ini.

Disini, akan diulas lebih dalam tentang pengertian pendidikan Islam, yang dilengkapi pendapat dari beberapa ahli. Mari kita simak penjelasan selengkapnya.

Pengertian Pendidikan Islam Menurut Para Ahli

Menurut Ramayulis, istilah pendidikan dalam konteks Islam pada umumnya mengacu kepada term al-tarbiyah, al-tadib, dan al-ta’lim. Dari ketiga istilah tersebut term yang popular digunakan dalam praktek pendidikan Islam adalah term al-tarbiyah. Sedangkan term al-tadib dan al-ta’lim jarang sekali digunakan. Padahal kedua istilah tersebut telah digunakan sejak awal pertumbuhan pendidikan Islam. Kendatipun demikian, dalam hal-hal tertentu, ketiga term tersebut memiliki kesamaan makna. Namun secara esensial, setiap term memiliki perbedaan, baik secara tekstual maupun kontekstual[ref]Ramayulis dan Syamsul Nizar, 2009, Filsafat Pendidikan Islam, Jakarta: Kalam Mulia, h. 84[/ref]

Hal senada juga diungkapkan Al-Rasyidin yang mengatakan bahwa makna pendidikan Islami dapat didefenisikan sebagai suatu proses penciptaan lingkungan yang kondusif dan memungkinkan bagi manusia sebagai peserta didik untuk mengembangkan diri-fisik-jasmani dan non fisik-rohani- dan potensi yang dimilikinya-al-jism, al’aql,al-nafs, dan al-qalb- agar berkemampuan merealisasikan syahadah primodialnya terhadap keberadaan dan kemahaesaan Allah Swt, melalui pemenuhan fungsi dan tugas penciptaannya, yakni sebagai ‘abd allah dan khalifah Allah[ref]Al Rasyidin, 2008, Filsafah Pendidikan Islami, Bandung: CV. Perdana Mulya Sarana, j/ 119.[/ref]

Menurut Al-Syaibaniy dalam Ramayulis juga mengemukakan pendapat bahwa pendidikan Islam adalah proses mengubah tingkah laku idividu peserta didik pada kehidupan pribadi, masyarakat, dan alam sekitarnya. Proses pertumbuhan tersebut dilakukan dengan cara pendidikan dan pengajaran sebagai suatu aktivitas asasi dan profesi diantara sekian banyak profesi asasi dalam masyarakat (Ramayulis, 2009: 88).

Tinggalkan komentar