Pengertian Guru Reza Lubis

Pengertian Guru Dilengkapi Pendapat Ahli Terbaru 2021

Guru merupakan sosok yang digugu dan ditiru. Oleh karena itu, hal yang paling mendasar adalah mengetahui tentang pengertian Guru. Ini dinilai penting dalam hal memahami makna dan membangun konsep pemikiran seputar guru.

Apakah hanya dengan memeberikan pelajaran kepada orang lain, dapat dikatakan sebagai guru? Lantas, bagaimana dengan anak dalam usia tergolong muda, dapatkah mereka dikatakan sebagai seorang guru? Mari kita lihat selengkapnya.

Pengertian Guru

Siapakah sosok guru itu sebenarnya? Banyak para ahli yang mengemukakan pendapat mereka tentang guru atau sosok guru. Namun secara umum, guru dapat dimaknai sebagai orang yang memberikan ilmu (transformasi ilmu) kepada kelompok orang tertentu (peserta didik).

Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen menjelaskan bahwa guru adalah: Guru adalah Pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. (Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Bab 1, Pasal 1, Ayat 1).

Defenisi di atas, merupakan defenisi yang umum digunakan banyak orang. Dalam hal ini juga, merupakan acuan dari sekelompok orang untuk mengembangkan makna yang lebih spesifik bergantung pada kebutuhan. Oleh karena itu, perlu diuraikan secara detail tentang makna guru menurut pendapat ahli.

Pengertian Guru Menurut Para Ahli

Seperti yang diulas sebelumnya, bahwa Undang-Undang merupakan defenisi atau referensi yang mutlak bagi setiap warga negara, untuk mendefenisikan sebuah istilah tertentu. Meski demikian, hal itu menjadi acuan bagi masing-masing Ahli dalam menguraikan makna yang lebih spesifik terkait istilah tertentu, khususnya guru.

Beberapa ahli juga turut mengemukakan pendapatnya, tentang pengertian guru yang dimaksud. Seperti Akhyak ​(Akhyak, 2005: 120)​, yang mengatakan bahwa kata guru (dalam bahasa Indonesia) merupakan padanan dari kata teacher (bahasa Inggris). Guru adalah orang yang pekerjaan atau mata pencahariannya adalah mengajar (instructor) atau mendidik (educator)

Pendapat di atas, merupakan pandangan yang lebih spesifik terkait profesi guru. Akhyak mengemukakan pendapat yang menceritakan bahwasanya guru adalah orang yang pekerjaannya adalah mengajar (dalam hal ini juga termasuk mendidik).

Hal senada juga diungkapkan oleh Langgulung ​(Langgulung, 1988: 86)​​, yang mengemukakan pendapat bahwa guru adalah orang dewasa yang bisa bertanggung jawab memberi bimbingan dalam perkembangan jasmani dan rohani agar mencapai tingkat kedewasaan (maturity).

Lebih lanjut, juga diungkapkan Sardiman ​(Sardiman, 2011: 125)​, yang mengawakan bahwa setiap pada diri guru itu terdapat tanggung jawab untuk membawa para siswanya pada suatu kedewasaan atau taraf kematangan tertentu. Dalam hal ini, gur tidak semata-mata sebagai pengajar yang melakukan transfer ilmu (transfer of knowledge), tetapi juga sebagai pendidik yang melakukan transfer of values dan sekaligus sebagai pembimbing yang memberikan pengarahan dan menuntun siswa dalam belajar.

Lebih luas, Zahroh ​(Zahroh, 2015: 4)​ mengatakan bahwa guru adalah semua tenaga kependidikan yang menyelenggarakan tugas-tugas pembelajaran di kelas untuk beberapa mata pelajaran, termasuk praktik atau seni vokasional pada jenjang pendidikan dasar (elementary level) dan menengah (secondary level).

Daftar Pustaka

  1. Akhyak. 2005. Profil Pendidik Sukses: Sebuah Formulasi Dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi. (Surabaya: eLKAF)
  2. Langgulung, Hasan. 1988. Pendidikan Islam Menghadapi Abad KE 21. (Jakarta: Pustaka Alhusna)
  3. Sardiman. 2011. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. (Jakarta: PT Rajagrafindo Persada)
  4. Zahroh, Aminatul. 2015. Membangun Kualitas Pembelajaran Melalui Dimensi Profesionalisme Guru. (TP: CV Yrama Widya)

2 pemikiran pada “Pengertian Guru Dilengkapi Pendapat Ahli Terbaru 2021”

Tinggalkan komentar