Penelitian Tindakan Kelas: Yang Anda Perlu Tahu

Penelitian tindakan kelas merupakan salah satu jenis penelitian yang paling relefan digunakan oleh guru. Pasalnya, Guru akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengembangkan pembelajaran yang dilangsungkannya, bila disana ditemukan kegagalan dalam mencapai tujuan yang ditetapkan.

Oleh karenanya, guru semestinya mengetahui tentang praktik Penelitian Tindakan Kelas, sebagai pemahaman konsep untuk diterapkan dan diteliti tentang beragam masalah yang timbul dalam pembelajaran mereka.

Berkaitan dengan hal itu, disini Anda akan mengetahui beberapa hal yang akan memandu Anda untuk penjelasan konsep dasar dari penelitian tindakan kelas. Mari ikuti lebih dalam.

Pengertian Penelitian Tindakan Kelas

Penelitian Tindakan Kelas terdiri dari beberapa suku kata, dan memiliki makna tersendiri daripadanya. Dalam bahasan Inggris, Penelitian Tindakan Kelas disebut dengan Classroom Action Research, dan ini adalah istilah yang paling sering digunakan.

Penelitian Tindakan Kelas adalah jenis penelitian dengan menggunakan aksi langsung dari peneliti dalam keberlangsungan penelitian, dalam upaya mencapai peningkatan terhadap suatu objek tertentu.

Dari istilah yang ada, terdapat satu suku kata yang menjadi pembeda atau ciri khas dari penelitian tindakan kelas. Adapun istilah yang dimaksud yaitu Action (tindakan).

Tindakan, maksudnya adalah praktik yang diberikan dari peneliti itu sendiri. Artinya, dalam melaksanakan penelitian ini, peneliti melakukan aksi secara nyata, dalam penelitiannya.

Jadi, bagian ini merupakan bagian pembeda dari jenis penelitian umum lainnya seperti kualitatif dan kuantitatif, yang hanya mengandalkan data lapangan, tanpa adanya praktik langsung dari peneliti.

Berdasarkan kondisi ini pula, jenis penelitian yang satu ini sangat relefan bagi seorang guru. Pasalnya, guru pada setiap harinya tentu membutuhkan analisis mendalam tentang kegagalan dalam pembelajaran (bila ditemukan), atau masalah-masalah yang ditemui dalam pembelajarannya.

Tujuan Penelitian Tindakan Kelas

Mengutip dari Kunandar[1]​, yang mengungkapkan bahwa terdapat beberapa hal yang menjadi tujuan penelitian tindakan Kelas, antara lain sebagai berikut:

  1. Untuk memecahkan permasalahan nyata yang terjadi di dalam kelas yang dipahami langsung dalam interaksi antara guru dengan siswa yang sedang belajar, meningkatkan profesinalisme guru, dan menumbuhkan budaya akademik dikalangan guru.
  2. Peningkatan kualitas praktik pembelajaran dikelas secara terus-menerus mengingat masyarakat berkembang secara cepat.
  3. Peningkatan relevansi pendidikan, hal ini mulai dicapai melalui peningkatan proses pembelajaran.
  4. Sebagai alat training in service, yang memperlengkapi guru dengan skill dan metode baru,mempertajamkekuatan analitisnya dan mempertinggi kesadaran dirinya.
  5. Sebagai alat untuk lebih inovatif terhadap pembelajaran.
  6. Peningkatan mutu hasilpendidikan melalui perbaikan praktik pembelajaran di kelas dengan mengembangkan berbagai jenis keterampilan dan meningkatkan motivasi belajar siswa.
  7. Meningkatkan sifat profesional pendidik dan tenaga kependidikan.
  8. Menubuh kembangkan budaya akademik dilingkungan akademik.
  9. Peningkatan efisiensi pengelolaan pendidikan, peningkatan dan perbaikan prosespembelajaran disamping untuk meningkatkan relevansi dan mutu hasil pendidikan juga untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber-sumber daya yang terintegrasi di dalamnya

Referensi

  1. Kunandar. (2008). Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas Sebagai Pengembangan Profesi Guru. PT. Raja Grafindo Persada.

Tinggalkan komentar