Konsep Pendidikan Formal

Pendidikan Formal: Pengertian, Macam, Hingga Contoh Terbaru 2021

Sering mendengar istilah Pendidikan Formal? Tahukah anda apa itu yang dimaksud dengannya? Disini, saya akan menjelaskan lebih rinci tentang itu. Beberapa hal yang akan anda ketahui disini seperti:

  • Pengertian Pendidikan Formal
  • Macam-macam Pendidikan Formal
  • Contoh Pendidikan Formal
  • dan masih banyak lagi

Jadi, mari ikuti penjelasan ini hingga usai.

Pengertian Pendidikan Formal

Pendidikan di Indonesia semakin hari semakin membaik. Tentunya, ini adalah harapan setiap warga negara, untuk terciptanya manusia yang cerdas dan berakhlak mulia. Pendidikanpun dihiasi dari banyaknya layanan pendidikan yang lahir, termasuk salah satunya yaitu pendidikan formal.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, BAB 1, Pasal 1 ayat 11, mengatakan bahwa:

Pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional

Penjelasan di atas menggambarkan bahwa Pendidikan Formal adalah pendidikan terstruktur dan berjenjang. Hal inilah yang menjawab tentang mengapa ada kelas 1 SD, kelas 2 SD, dan seterusnya hingga pada pendidikan tingkat Atas.

Oleh karenanya, pendidikan formal merupakan pendidikan yang semestinya diwajibkan bagi setiap anak bangsa, dalam upaya memberikan penyetaraan pendidikan bagi setiap warga.

Melalui laman wikipedia, menyebutkan bahwa:

Pendidikan di sekolah secara teratur, sistematis, bertingkat atau berjenjang, dan dengan mengikuti syarat-syarat yang jelas.

Wikipedia, diakses pada 6 Agustus 2021

Penjelasan di atas menerangkan bahwa adanya tambahan berupa “syarat-syarat yang jelas”. Ini adalah bagian yang perlu diketahui bagi setiap orang, sebelum mendaftarkan diri untuk mengikuti pendidikan jalur forma. Beberapa syarat adalah hal yang umum diminta saat melakukan pendaftaran pendidikan jalur formal itu.

Contoh Pendidikan Formal

Ada beberapa jenis pendidikan formal yang ditemui dalam pendidikan di Indonesia. Beberapa jenis yang dimaksudkan itu adalah sebagai berikut:

  • Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
  • Pendidikan Sekolah Dasar (SD)
  • Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP)
  • Pendidikan Madrasah Tsanawiyah (MTs)
  • Pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA)
  • Pendidikan Madrasah Aliyah (MA)
  • Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
  • Pendidikan Sekolah Tehnik Menengah (STM)
  • Perguruan Tinggi

Manfaat Pendidikan Formal

Ada beberapa manfaat pendidikan formal yang dapat diambil, ketika seseorang mengikuti kegiatan pendidikan jenis formal tersebut. Mari simak informasinya.

1. Status Yang Jelas

Bukan berarti, jenis pendidikan lainnya seperti Non Formal, atau Informal, tidak memiliki status yang jelas. Itu berbeda maknanya. Pada bagian ini, hanya ingin memberitahukan bahwa pendidikan formal adalah pendidikan dengan status yang jelas.

Maksudnya adalah bahwa pendidikan formal merupakan prasyarat yang harus dimiliki seseorang dalam meniti masa depan seperti dalam hal pekerjaan. Banyak tempat pencari kerja, membutuhkan orang-orang yang memiliki pendidikan formal. Maka dari sini, tergambar bahwasanya pendidikan formal merupakan tempat yang benar-benar jelas tujuannya.

Dengan mengikuti pendidikan formal, seseorang juga terdata dalam pendataan nasional seperti memiliki NISN, kartu pelajar, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, hadirnya berbagai media ini menjadi anggapan bahwa status sebagai pelajar di pendidikan formal benar dirasakan bermakna.

2. Berkesempatan Menerima Bantuan (Optional)

Terkadang, dapat secara tidak sengaja kedatangan keadaan yang tidak diinginkan. Seperti misalnya COVID-19 yang melanda Indonesia, termasuk dalam sektor pendidikan. Cukup banyak langkah antisipasi yang dilakukan pemerintah dalam upaya membelajarkan anak bangsa meski berada di tengah pandemi COVID-19 ini. Salah satunya adalah program bantuan Kuota Data.

Sejak pembelajaran dilakukan secara Daring (karena pandemi COVID-19), peserta didik juga berkesempatan mendapatkan bantuan KUOTA yang dimaksudkan itu. Tentunya hal ini dikembalikan pada data yang diterima oleh pendataan nasional. Dengan mengikuti pendidikan Formal, maka peserta didik akan terdaftar dan memungkinkan untuk menerima bantuan sebagai pendukung belajar dari rumah agar tetap aktif.

3. Mendapatkan NISN

Siapa yang tidak mengenal istilah NISN, yang merupakan singkatan dari Nomor Induk Siswa Nasional? Tentu saja, setiap peserta didik yang terdata dalam skala nasional akan mendapatkan NISN, begitu juga dengan lainnya seperti kartu pelajar.

NISN merupakan nomor induk bagi setiap peserta didik, yang sangat penting untuk diketahui. Hal ini akan mengatarkan peserta didik pada tingkat pendidikan yang lebih tinggi. Misalnya, dari SMP ingin melanjut ke tingkat SMA. Tentu saja, disini membutuhkan NISN dalam pendataan. Maka dari itu, mengikuti pendidikan formal memberikan manfaat yang baik bagi peserta didik.

Tinggalkan komentar