guru_idaman

Menjadi Guru Idaman: Dilengkapi 4 Tips Menarik

Menjadi guru idaman, tentu saja merupakan keinginan masing-masing Guru. Tapi sadar atau tidak, bukan sesuatu yang mudah untuk menggapai itu.

Tentunya, hal ini membutuhkan beberapa tehnik khusus, agar ia benar-benar dapat diaplikasikan dengan baik dalam aktivitas belajar mengajar di sekolah.

Beberapa hal yang akan diulas disini seperti:

  • Makna Guru Idaman
  • Tips menjadi guru idaman
  • dan masih banyak lagi

Jadi, mari kita mulai pembahasan ini hingga usai.

Makna Guru Idaman

Guru idaman memang merupakan dambaan setiap guru, sebagai bagian dari keberhasilan mereka dalam mendidik peserta didiknya.

Tapi, itu tidak serta merta didapatkan oleh setiap guru. Tentunya, hal ini membutuhkan beberapa tehnik khusus, agar dapat dicapai, dan itu bukan perkara yang mudah.

Istilah idaman memiliki makna sesuatu yang diinginkan atau yang diharapkan. Secara sederhana, guru idaman adalah guru yang diinginkan atau yang diharapkan oleh para peserta didiknya.

Mari kita ulas tentang bagaimana Tips menjadi Guru Idaman.

Tips Menjadi Guru Idaman Siswa

Ada beberapa langkah yang menurut kami, dapat dijadikan landasan untuk menjadi guru idaman. Beberapa hal yang dimaksudkan itu, akan dijelaskan disini. Mari ikuti.

1. Menguasai Teori

Guru adalah civitas akademik yang semestinya memiliki daya pengetahuan yang tinggi, terkait mata pelajaran yang membidanginya.

Guru adalah sosok yang menjadi panutan bagi para peserta didiknya. Kemampuannya dalam menguasai teori tertentu yang sesuai dengan bidang keilmuannya, membuat ia memiliki ciri atau khas tersendiri yang positif.

Sebaliknya, mengabaikan bagian ini, justru akan dianggap remeh oleh para peserta didik yang ada.

2. Mampu Menguasai Kelas

Hal ini terkesan kompleks. Pasalnya, berbicara mengenai kemampuan menguasai kelas adalah hal yang cukup rumit untuk dibahas.

Itu karena, kondisi kelas bukanlah sesuatu yang dapat diindikasikan dengan satu topik semata. Melainkan, hal ini dapat menjadi beberapa topik kajian, bahkan lebih luas dari apa yang dibayangkan.

Kondisi kelas itu bisa berupa keributan kelas, aktivitas berlebihan dari peserta didik, faktor internal dari diri guru seperti suara yang kurang lantang, atau cara penyampaian/ berbicara yang terkesan lemah, dan masih banyak lagi.

Dari beragam kondisi ini, maka dari itu dapat memberi arti bahwa penguasaan kelas diperlukan memiliki beberapa kemampuan dalam diri guru.

Secara umum, ini juga memuat pada poin 1, dimana itu berbicara soal menguasai teori.

Namun disamping itu, penguasaan kelas membutuhkan pemahaman tentang keprofesian guru seperti metode pembelajaran, strategi pembelajaran yang digunakan, tehnik evaluasi pembelajaran, dan masih banyak lagi.

3. Penuhi Kompetensi Kepribadian

Kompetensi guru terdiri dari empat bagian, salah satunya yakni kompetensi kepribadian.

Ketika seorang guru memenuhi kompetensi kepribadiannya, itu memungkinkan ia bersikap arif dan bijaksana, berwibawa, adil, dan lain sebagainya yang merupakan indikator dari kompetensi kepribadian itu sendiri.

Sebagai sebuah contoh, wibawa merupakan salah satu indikator dari kompetensi kepribadian.

Wibawa, akan berbentuk seperti berpakaian rapi, tampilan yang menarik, dan lain sebagainya.

Dari keadaan ini, akan jauh lebih memungkinkan untuk menjadi idaman bagi para peserta didik.

4. Pahami Hidden Curriculum

Bagian ini adalah bagian yang paling jarang ditemukan. Hidden curriculum, adalah kurikulum tersembunyi yang berarti tidak tertuang dalam dokumen kurikulum sebagaimana biasanya.

Sebagai sebuah contoh, persoalan wewangian yang digunakan oleh Guru. Ini termasuk pada pembahasan hidden curriculum.

Apakah Guru tidak perlu menggunakan wewangian dalam kegiatan belajar mereka? Tentu saja, menggunakannya bernilai lebih baik.

Oleh karena itu, pahami tentang hidden curriculum, sebagai upaya menjadi guru idaman bagi peserta didik.

Tinggalkan komentar