memilih_domain

Memilih Domain: 5 Tips Untuk Membangun Blog

Memilih domain memang belakangan menjadi problem banyak orang. Faktanya, dalam beberapa komunitas (grup) yang Saya ikuti, mengangkat topik “KEBINGUNGAN” saat memilih nama domain mereka.

Berada disini, Anda akan mengetahui tentang:

  • Tentang domain
  • Beragam ekstensi domain
  • Tips memilih Domain yang benar
  • dan masih banyak lagi

Jadi, mari ikuti penjelasan ini hingga usai.

Sekilas Tentang Domain

Sudah tahu tentang apa itu Domain? Domain adalah sebuah alamat untuk menampilkan halaman dalam internet dengan padanan huruf dan angka. Pada dasarnya, domain itu berbentuk alamat IP. Jadi, umumnya berbentuk dengan angka-angka.

Keadaan ini, tentu saja membuat orang-orang sedikit merasa kesulitan untuk menghafal angka-angka itu. Oleh karenanya, muncullah istilah Domain, yang merupakan identitas (alamat) dalam halaman online, yang akan mendeteksi IP, namun mem-visualkan tampilan huruf dan angka. Itulah sebab, Anda melihat dan menghafal halaman ini menjadi lebih mudah seperti : rezalubis.id.

Cara kerja domain secara umum, akan dapat dilihat pada tampilan gambar berikut ini.

cara_kerja_domain

Setiap pengunjung ingin mencari sesuatu di halaman internet, maka brouser akan melakukan permintaan kepada DNS Domain, yang menyimpan berbagai hal tentang Domain. Lalu kemudian dengan pekerjaan dibelakang layar, mereka menampilkan informasi yang tersimpan (termasuk juga file cache) yang ada, kepada pengunjung.

Inilah yang menjadi tahapan, dimana Anda dapat melihat setiap halaman dalam internet. Pastinya, mereka akan dapat terhubung (ditampilka) ketika menggunakan jaringan internet.

Berbagai Ekstensi Domain

Domain memiliki banyak sekali ekstensi. Saya belum pernah menghitungnya seberapa banyak. Tetapi yang jelas, ketika dihadapkan dengan mereka semua, terkadang Saya kebingungan untuk memilih satu diantaranya.

Ekstensi domain itu maksudnya seperti .com, .id, .net, .me, dan lain sebagainya. Jadi, ketika Anda berkunjung ke sebuah halaman online di internet, maka pada akhir nama URL mereka, pasti menggunakan salah satu ekstensi doomain apapun itu. Ini menunjukkan keberadaan domain mereka.

Ekstensi khusus di Indonesia, belakangan ini mulai melonjak ramai. Domain Indonesia yang dikelola oleh PANDI sudah banyak menerbitkan domain-domain Indonesia. Beberapa diantaranya seperti .my.id, .web.id, .ponpes.id, .ac.id, .sch.id, dan masih banyak lagi.

ekstensi_domain_indonesia

Jadi, sekarang Anda sudah tahukan, mengapa domain .ac.id itu banyak digunakan untuk situs web kampus? Dan domain .go.id digunakan oleh seluruh website pemerintahan resmi di Indonesia. Itulah ciri dari domain Indonesia, yang mereka semua tergolong bagian dari ccTLD.

Tips Memilih Domain Yang Benar

Ada banyak sekali di luar sana, yang menyajikan informasi tentang bagaimana memilih domain yang benar. Tapi jangan khawatir, karena Saya akan membagikannya disini. Mari ikuti lebih dalam.

1. Tentukan Pengunjung

Hal utama yang perlu Anda ketahui untuk memilih domain adalah tentang tujuan dari blog/ website Anda sendiri. Bagaimana mungkin Anda dapat memutuskan untuk menentukan salah satu jenis domain, tanpa mempertimbangkan tentang tujuan dari blog Anda sendiri? Itu konyol.

Sebagai contoh, Saya ingin membuat website, dengan tujuan pembaca dari Indonesia (tidak ingin dari luar negeri). Maka, Saya akan memilih domain .id sebagai ekstensi domainnya, untuk digunakan di blog Saya. Itu masuk akal.

visitor_dari_indonesia

Sebagai tambahan, domain .id merupakan sebuah domain yang dikhususkan untuk negara Indonesia. Pada dasarnya, masing-masing negara sudah memiliki ekstensi domain sendiri-sendiri. Pelajari lebih jauh tentang Domain ccTLD.

Sebagai informasi tambahan, bahwa saat ini domain .id (yang saya gunakan) sudah mulai ramai digunakan oleh banyak orang. Dalam data yang ada dari Statistik PANDI, menampilkan informasi bahwa pengguna domain .id sudah mencapai angka +200.000 pengguna sejak September 2021.

statistik_domain_id

Jadi, pastikan Anda menjawab tentang tujuan dari pembuatan website/ blog Anda, sebelum memutuskan untuk menentukan salah satu domain.

2. Tentukan Tipe Blog

Saya yakin Anda menyadari bahwa Website itu beragam. Ada yang sengaja dibuat dalam bentuk Online Shop, Bercerita soal Bisnis, perusahaan, sekolah, pribadi, dan lain sebagainya. Hal kedua yang semestinya Anda ketahui dalam memilih domain adalah tentang tipe blog yang ingin Anda ciptakan.

Sebagai contoh, Saya hanya menginginkan Blog pribadi yang bertuliskan tentang seluruh pengetahuan yang dimiliki. Oleh karenanya, tidak ada hal yang inti disini. Jadi, Saya kembali pada poin pertama, dengan target tujuan negara Indonesia.

Contoh lain, katakanlah Anda ingin membuat website sekolah, yang berada di Indonesia. Jadi, pengunjung yang Anda targetkan adalah orang Indonesia. Maka, domain yang paling cocok untuk ini adalah domain .sch.id, atau .ponpes.id (bila pesantren), atau .ac.id (bila perguruan tinggi).

Tetapi sayangnya, bila Anda berencana untuk membuat Online Shop, Anda mungkin tertarik untuk menggunakan domain .shop. Tapi, itu termasuk gTLD dan PANDI sendiri belum menyediakan domain jenis ini di tahun 2021. Semoga kedepannya terbit.

3. Pertimbangkan Soal Harga

Lagi-lagi, harga adalah hal yang paling mencolok untuk dibahas. Harga Domain umumnya relatif murah, meski dibeberapa ekstensi tergolong mahal.

Untuk domain gTLD yang paling familiar yaitu .com, hanya dibandrol seharga kurang lebih 140.000 (belum termasuk pajak). Ada pula yang paling murah sepanjang penjelajahan Saya, yaitu domain .my.id. Domain yang satu ini, memang favorit karena harga yang relatif murah dan disesuaikan dengan peruntukan pribadi orang Indonesia.

Tetapi memang benar, bahwa persoalan harga adalah bagian yang penting untuk Anda ketahui. Banyak orang yang mengeluh dalam lingkaran saya (melalui Grup), yang merasa tertipu akan harga domain yang dua kali lipat ketika perpanjangan.

Ketahuilah, bahwa pembelian pertama itu biasanya mendapat diskon, jadi lebih murah (meski tidak semua ekstensi domain menawarkan ini). Jadi yang perlu diperhatikan adalah harga asli dari Domain tersebut, untuk kelanjutan masa panjang. Pertimbangkan soal harga, dan tentukan Domain idaman Anda sekrang.

4. Karakter Sedikit, Lebih Baik

Tidak diragukan lagi, bahwa istilah yang lebih sempit, justru lebih mudah diingat bukan? Orang-orang di luar sana, berlomba-lomba untuk mendapatkan jumlah karakter yang lebih ramping untuk nama domain mereka.

Hal ini masuk akal, bahwa domain dengan jumlah karakter lebih sedikit, tentu jauh lebih mudah diingat. Secara tidak langsung, hal ini akan mempermudah pengunjung untuk mengunjungi kembali halaman blog Anda di masa mendatang.

Sebagai contoh, Saya membuat website ini hanyalah untuk identitas pribadi, dan nama lengkap Saya adalah Reza Noprial Lubis. Tetapi, Saya memilih jalur yang lebih singkat untuk mengurangi jumlah karakter yang terlalu panjang, dengan menghilangkan “NOPRIAL” pada identitas Saya. Tampillah rezalubis.id yang seperti Anda lihat sekarang ini.

Rekomendasi Saya adalah pilihlah nama domain sesuai dengan bisnis Anda, entah itu mewakili nama perusahaan, atau untuk identitas pribadi Anda. Domain dengan karakter yang panjang, bukanlah yang Saya rekomendasikan disini. Sebaiknya, ketahui tentang Domain SEO yang mengulas lebih banyak terkait hal ini.

Kesimpulan

Memilih domain mengharuskan Anda berpikir jauh tentang itu. Ini karena, domain adalah aset berharga untuk sebuah bisnis, atau bahkan untuk identitas pribadi secara Online.

Sifatnya adalah tunggal, dimana ketika orang lain sudah menggunakan nama domain dan ekstensi domain, maka orang manapun tidak akan bisa membeli yang serupa. Itu karena mereka berada dalam IP, yang tentunya berbeda antara yang satu dengan yang lainnya.

Ikuti Tips memilih domain yang telah Saya sajikan di atas, dan tentukan domain dambaan Anda sekarang, sebelum diambil oleh orang lain. Beritahu Saya, tentang apa yang membingungkan dari ini dan cantumkan itu di kolom komentar.

Tinggalkan komentar