media_pembelajaran

Media Pembelajaran: Dasar-Dasar Penting Bagi Guru

Media Pembelajaran merupakan hal yang penting hadir dalam setiap aktivitas pembelajaran (kegiatan belajar mengajar). Keberadaannya dinilai penting karena ia merupakan perwakilan dari materi sajian yang dinilai dapat mempengaruhi minat fokus peserta didik.

Cukup banyak hal yang termasuk dalam media pembelajaran yang tentunya bagian penting untuk dikaji, seperti pengertian, macam-macamnya, tujuan penggunaannya, dan lain sebagainya. Mari ikuti lebih dalam.

Pengertian Media Pembelajaran

Kata media berasal dari bahasa Latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium, yang berarti perantara atau pengantar. Dengan demikian, media adalah wahana yang menyalurkan informasi belajar atau sebagai penyalur pesa ​(Djamarah and Zein, 120: 2010)​.

Kehadiran media pembelajaran dalam aktivitas belajar mengajar, merupakan bagian yang penting. Hal ini sebagai pendukung atas ketidakjelasan bagian materi pelajaran tertentu, dan kehadiran media untuk melengkapi ketidak jelasan itu.

Tidak menutup kemungkinan akan didapati kekeliruan dalam penyampaian materi pelajaran yang dilakukan oleh guru. Maksudnya adalah bahwa disisi lain, terkadang informasi yang disampaikan itu mengalami kendala untuk diserap oleh para peserta didik.

Keadaan ini menjadi kunci pentingnya penggunaan media pembelajaran dalam praktik belajar mengajar. Kekurangan sesuatu penjelasan dari materi yang disajikan oleh guru, dapat tergantikan dengan hadirnya media pembelajaran yang ada di kelas. Oleh karena itu, ini sangat membantu bagi para peserta didik dalam menyerap informasi yang dibagikan oleh Guru.

Namun perlu diingat bahwa media yang disajikan oleh Guru semestinya memiliki relefansi dengan materi yang disajikan pula. Ketidak sesuaian antara media dengan topik pelajaran, justru akan mempersulit penyampaian informasi (materi pelajaran) itu sendiri.

Jika hal ini terjadi, maka media tidak lagi dikatakan sebagai pembantu penyampaian materi pelajaran, melainkan sebagai penghambat penyampaian materi pelajaran yang semestinya dihindari.

Kapan Membutuhkan Media Pembelajaran

Pada dasarnya, media pembelajaran merupakan sesuatu yang wajib bagi seorang guru. Pasalnya, penyampaian pembelajaran itu membutuhkan media pendukung untuknya, agar menjadi pendamping dalam mencapai tujuan pembelajaran.

Sebagai upaya pemahaman bagi para peserta didik terhadap apa yang disampaikan oleh guru mereka, maka media diperlukan disini. Perbedaan dari masing-masing peserta didik seperti cara belajar, tentu saja menjadi dilema tersendiri disini.

Terkadang, guru tidak menggunakan media selama pembelajaran berlangsung, ada siswa yang kurang paham, meski ditemukan juga siswa yang paham. Tetapi, hal itu tidak dapat dibiarkan begitu saja. Media pembelajaran semestinya dihadirkan oleh guru saat mereka melakukan kegiatan transformasi ilmu itu.

Tetapi, kebanyakan orang akan berpikir bahwa media yang dimaksudkan disini tergolong dengan bentuk yang membutuhkan biaya tambahan yang tidak sedikit. Itu keliru.

Media belajar dapat menggunakan dengan bentuk yang beragam. Bahkan, sesuatu yang ditemui dalam lingkungan kelas juga dapat dijadikan atau diangkat sebagai media belajar.

Contoh hal yang paling sederhana, adalah menampilkan sesuatu dari berita, atau sebagainya. Hal ini tergolong sebagai media pembelajaran. Jadi, tidak selamanya media itu membutuhkan biaya tambahan yang berlebih. Akan ada alat yang cukup untuk digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.

Jenis-Jenis Media Pembelajaran

Media pembelajaran terbagi atas beberapa jenis tertentu. Adapun mengenai hal ini, akan diuraikan dalam pembahasan berikut ini.

1. Media Audio

Audio dimaknai sebagai suara. Itu artinya, media Audio adalah media yang hanya mendeteksi atau mengeluarkan bunyi atau suara tertentu saja. Media ini hanya dapat diperdengarkan oleh indra pendengaran manusia. Oleh karenanya, Audio bukanlah sesuatu yang dapat terlihat dengan mata.

Beberapa contoh media Audio seperti Tape Recorder, cassette recorder, radio, dan piringan hitam.

2. Media Visual

Visual diartikan sebagai tampilan berupa bentuk atau gerak. Media Visual adalah media yang dapat dilihat dengan mata. Visual dapat menampilkan sebuah bentuk, atau bahkan gambar gerak. Namun, visual tidak dapat menghasilkan suara.

Beberapa contoh media Visual seperti Gambar, Bentuk, Strip Film, Film Bisu, dan lain sebagainya.

3. Media Audiovisual

Media Audio Visual adalah sesuatu yang dapat dilihat dan didengar dalam hal penyampaian pesan. Setelah kita menemukan kedua deskripsi yang rinci di atas, maka dapatlah dibuatkan semacam kesimpulan.

Daftar Pustaka

  1. Djamarah, Syaiful Bahri, and Aswan Zein. 2010. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Tinggalkan komentar