Pengertian Kurikulum Pendidikan

Kurikulum memegang peranan penting bagi kelangsungan pendidikan. Disini, kita akan mengulas tentang Pengertian Kurikulum yang dilengkapi oleh pendapat para ahli. Mari kita pelajari lebih dalam.

Pengertian Kurikulum Menurut Para Ahli

Banyak sekali ahli yang mengungkapkan tentang pengertian kurikulum. Pengertian kurikulum merupakan bagian yang mendasar, untuk pemahaman lebih lanjut.

Istilah kurikulum berasal dari kata Currir (Pelari) dan Curere (tempat berpacu), dan pada awalnya digunakan dalam dunia olahraga. Pada saat itu kurikulum diartikan sebagai jarak yang harus ditempuh oleh seorang pelari mulai dari start sampai finish untuk memperoleh medal/ penghargaan. Kemudian, pengertian tersebut diterapkan dalam dunia pendidikan menjadi sejumlah mata pelajaran (subjek) yang harus ditempuh oleh seorang siswa dari awal sampai akhir program pelajaran untuk memperoleh penghargaan dalam bentuk ijazah.

Berdasarkan pengertian diatas, dalam kurikulum terkandung dua hal pokok yaitu: (1) Adanya mata pelajaran yang harus ditempuh oleh siswa, dan (2) tujuan utamanya yaitu untuk memperoleh ijazah[1]

Menurup Harold B. Alberty memandang kurikulum sebagai semua kegiatan yang diberikan kepada siswa di bawah tanggung jawab sekolah (all of the activities that are provided for the student by the school) (Tim Pengembang MKDP Kurikulum dan Pembelajaran, tt: 2).

Sedangkan Said Hamid Hasan Mengemukakan bahwa pada saat sekarang istilah kurikulum memiliki empat dimensi pengertian, dimana satu dimensi dengan dimensi lainnya saling berhubungan. Keempat dimensi kurikulm tersebut yaitu: (1) kurikulum sebagai suatu ide/gagasan; (2) kurikulum sebagai suatu rencana tertulis yang sebenarnya merupakan perwujudan dari kurikulm sebagai suatu ide; (3) kurikulu sebagai suatu kegiatan yang sering pula disebut dengan istilah kurikulum sebagai suatu realita atau implementasi kurikulum. Secara teoritis, dimensi kurikulum ini adalah pelaksanaan dari kurikulum sebagai suatu rencana tertulis; (4) kurikulum sebgai suatu hasil yang merupaka konsekuensi dari kurikulum sebagai suatu kegiatan (Tim Pengembang MKDP Kurikulum dan Pembelajaran, tt: 2).

Referensi

  1. Tim Pengembang MKDP Kurikulum dan Pembelajaran. TT. Kurikulum dan Pembelajaran. (Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada), h. 2

Tinggalkan komentar