cara_mengatasi_keributan_di_kelas

5 Cara Mengatasi Keributan di Kelas

Keributan kelas memang hal yang umum terjadi. Tapi, tahukah Anda bagaimana cara mengatasi keributan di kelas itu?

Jadi, disini akan dijelaskan tentang berbagai cara yang dapat Anda tempuh untuk mengatasi keributan di Kelas yang sedang Anda pimpin.

Mari ikuti lebih dalam.

Mengapa Ini Penting?

Seperti yang kita ketahui, bahwa pembelajaran semestinya mengacu pada tujuan yang telah ditetapkan.

Oleh sebab itu, berbagai langkah strategis harus ditempuh untuk menggapai mimpi itu.

Tetapi dalam keberlangsungannya, sudah menjadi hal yang umum ketika ditemukan keributan di kelas.

Maksud dari keributan disini adalah bahwa ruang kelas itu, tidak kondusif. Hal ini disebabkan dari berbagai hal seperti peserta didik saling berbicara antara satu dengan yang lainnya saat proses belajar mengajar, atau peserta didik saling berinteraksi dengan yang lainnya, dan bentuk aktivitas yang membuat keributan di kelas.

Bagaimana mungkin tujuan pembelajaran itu bisa tercapai dengan baik, ketika kondisi kelas tidak kondusif?

Oleh sebab itu, hal ini merupakan sesuatu yang cukup penting bagi seorang guru. Disini, akan dijabarkan tentang langkah-langkah yang dapat Anda lewati, untuk mengurangi keributan di kelas. Mari ikuti lebih dalam.

5 Cara Mengatasi Keributan di Kelas

Mengatasi keributan kelas, memang dibutuhkan beberapa tehnik khusus, agar semuanya berjalan dengan baik tanpa kekerasan diantara guru dan peserta didik.

mengatasi_keributan_di_kelas
Cara mengatasi keributan di kelas

Pengalaman Kami, menguraikan tentang beberapa langkah yang kami tempuh, dalam mengatasi keributan di kelas. Mari kita telusuri lebih dalam tentang langkah-langkah ini.

1. Catatan Siswa Yang Ribut

Cara mengatasi keributan di kelas yang pertama adalah catatan siswa yang ribut. Anda dapat menyebutnya dengan apapun selain ini.

Langkah ini memang terkesan kuno, namun masih memberikan hasil yang baik untuk mengatasi keributan di kelas.

Yang perlu Anda lakukan adalah, memberikan tanggung jawab pada seorang peserta didik, untuk ditugaskan mencatat siapa saja dari teman mereka yang ribut saat itu.

Sebagai saran, sebaiknya pilih peserta didik yang dapat dijadikan panutan bagi peserta didik yang lainnya, karena secara moral ini berpengaruh.

2. Memberi Nasihat

Cara mengatasi keributan di kelas selanjutnya adalah dengan memberi nasihat. Terkadang memang kondisi kelas yang ribut (tidak efektif) membuat sang guru sedikit terpancing emosi. Namun, jangan sampai melukai lahir dan batin peserta didik ya.

Memberi Nasihat adalah solusi yang dapat diterapkan bagi seorang guru, ketika melihat keributan di kelas terjadi.

Metode ini sangat sederhana, Anda hanya perlu memberikan perhatian kepada para peserta didik yang ada, dengan memberikan nasihat kepada mereka.

3. Mendiamkan Sejenak

Cara mengatasi keributan di kelas selanjutnya adalah mendiamkan sejenak. Maksudnya adalah, ketika Anda menemukan keributan di dalam kelas, mendiamkan peserta didik sejenak dapat dijadikan sebagai solusi.

Abaikan dengan keadaan kelas, namun tetap perhatikan para peserta didik yang membuat ulah di dalam kelas, dengan tanpa menyebutkan kata-kata.

Dalam beberapa kasus, langkah ini kami terapkan dan bekerja dengan baik.

Pada umumnya, langkah ini tidak berpengaruh dalam waktu yang lama. Jadi memang, terkadang ketika kondisi ini terjadi, para peserta didik itu diam, dan akan kembali berekspresi lagi sesaat setelahnya.

4. Memberikan Punishment

Cara mengatasi keributan di kelas yang selanjutnya adalah Punishment. Punishment artinya hukuman. Dalam hal ini, Guru bukan berarti memberikan hukuman fisik terhadap peserta didik yang ada.

Maksudnya adalah memberikan semacam hukuman ringan, yang membuat mereka tetap belajar atas hukuman yang diberikan itu.

Ini dapat berbentuk segala macam hal, seperti membuat teks “SAYA TIDAK AKAN MENGGANGGU TEMAN LAGI” dalam jumlah yang banyak, atau dengan cara lain yang sederhana, namun penuh makna.

Punishment diperlukan dalam hal ini, sebab perilaku membuat ricuh kelas adalah perilaku yang tidak semestinya diterapkan oleh masing-masing peserta didik.

5. Menyerahkan ke BP

Cara mengatasi keributan di kelas selanjutnya adalah menyerahkan peserta didik ke Guru BP.

Ini sebenarnya langkah terakhir yang akan dilaksanakan seorang Guru, bilamana mereka merasa kualahan dengan aktivitas di kelasnya.

Meneyrahkan peserta didik yang membuat keributan dan sulit dikendalikan ke BP, adalah solusi akhir dari semua ini.

Disana, peserta didik tersebut akan mendapatkan peringatan dan akan jauh lebih serius dalam menghadapi masalah yang ada padanya.

Terlebih lagi, berhadapan dengan orang lain (selain gurunya) dan membahas persoalan keributan di kelas, adalah langkah yang cukup baik, karena ini akan memiliki nilai yang sedikit berbeda dari peserta didik yang dimaksudkan itu.

Kesimpulan

Jadi, dari berbagai ulasan tentang cara mengatasi keributan di kelas, bagian mana yang menurut Anda lebih efektif? Ataukah mungkin keseluruhannya berjalan pada Anda?

Bagaimana dengan penerapan Anda di sekolah. Apakah ada sesuatu yang terbaru? Jangan sungkan untuk memberitahu Saya, melalui kolom komentar.

Tinggalkan komentar