Cara Menemukan Masalah Penelitian

Hal terbesar yang menjadi pertanyaan tatkala ingin melaksanakan suatu penelitian adalah tentang bagaimana cara menemukan masalah penelitian itu sendiri. Tidak banyak orang yang memahami akan alur dari menemukan masalah dalam penelitian yang dimaksudkan itu.

Jadi, halaman ini akan memandu Anda untuk menemukan masalah dalam penelitian yang sedang Anda jalankan. Ini terkiat dengan beragam penelitian seperti penelitian tindakan kelas, penelitian kualitatif, atau kuantitatif, atau bahkan maxing method. Panduan ini disusun dengan berlandaskan pengalaman yang telah dilewati penulis.

Dalam postingan ini, kita akan belajar tentang bagaimana cara menemukan masalah penelitian untuk hal praktik yang harus Anda lakukan. Mari ikuti panduannya.

Waktu menemukan masalah 3 hari

Siapkan Bekal Pemahaman

Sebelum terlalu jauh melangkah untuk terjun ke lokasi penelitian, semestinya Anda memahami akan sebuah teori tertentu terkait dengan objek penelitian Anda. Sebagai contoh, Saya ingin melakukan penelitian tentang Pendekatan Saintifik. Maka, Saya harus membekali terlebih dahulu diri Saya berupa pemahaman konsep dasar tentang pendekatan saintifik. Konsep dasar ini nantinya akan menjadi acuan utama, untuk menemukan masalah dalam penelitian.

Observasi

Anda harus datang langsung ke lokasi penelitian, dan melakukan observasi. Tujuannya adalah untuk melihat langsung situasi dan kondisi di lapangan. Observasi yang dimaksudkan disini adalah Anda melihat segala aktivitas yang terjadi, dan terkait langsung dengan objek dan subjek penelitian Anda. Dalam langkah ini, Anda semestinya mencatat beragam hal yang terjadi terkait penelitian Anda. Catat semua aktivitas atau perilaku yang terjadi pada objek penelitian Anda.

Pahami Masalah, dan Temukan

Terkadang, banyak orang yang keliru akan defenisi dasar dari istilah Masalah. Ini adalah kesenjangan. Jadi, yang Anda butuhkan sekarang adalah mencari sumber kesenjangan yang terjadi di lapangan dan terkait dengan objek penenlitian Anda. Melanjutkan contoh dari apa yang Saya lakukan sebelumnya, teori pendekatan saintifik menjelaskan bahwa dalam praktiknya guru menggunakan media pembelajaran. Sementara fakta yang terjadi dilapangan adalah guru tidak menggunakan media pembelajaran. Ini adalah kesenjangan, dimana ditemukan ketidaksesuaian antara teoritis dan praktik. Jadi, ini masalah.

Terkait:  Pengertian Penelitian Kualitatif

Organizing (Pengelompokan)

Setelah semua hasil observasi tercatat, maka disana akan terlihat bahwa adalah hal-hal yang tidak terkait langsung dengan objek penelitian, ada juga yang terkait langsung. Jadi, organisasikan seluruh hasil catatan dari observasi yang dilakukan, dan buang bagian yang tidak perlu. Adapun bagian yang terkait langsung dengan objek penelitian, maka itu termasuk dalam hasil identifikasi masalah, yang juga sangat penting untuk dituangkan dalam Latar Belakang Masalah.

Supply:

  • Dokumen teoritis

Tools:

  • Catatan identifikasi masalah

Materials: Buku catatan Alat tulis Kamera

Gambar Email

Jangan Ketinggalan Pos Terbaru

Daftar sekarang dan dapatkan artikel pendidikan terbaru

Tinggalkan komentar